Home Gadgets Google Manjakan Pengguna Aplikasi Mobile dengan Proyek AMP – VIVA

Google Manjakan Pengguna Aplikasi Mobile dengan Proyek AMP – VIVA

5
0
SHARE


VIVA – Google email atau Gmail akan menjadi dinamis. Sebab, Google Alphabet Inc., pada Selasa, 13 Februari 2018, berencana untuk menunjukkan sistem pemrograman perangkat lunak yang memungkinkan email menampilkan informasi terkini yang lebih luas.

Salah satu contohnya jadwal penerbangan. Menurut Manajer Produk Pengawas Gmail, Aakash Sahney, pengguna bisa melihat informasi penerbangan yang diperbarui secara otomatis dalam email konfirmasi pemesanan.

Ia mengatakan, pengguna juga dapat mengisi survei tanpa meninggalkan pesan atau meninjau kembali informasi produk yang ditawarkan marketing tanpa harus membuka browser window.

“Perubahan yang diimpikan ini adalah hasil dari proyek Accelerated Mobile Pages (AMP) Google, atau halaman mobile yang dipercepat,” kata Sahney, seperti dikutip Reuters, Rabu, 14 Februari 2018.

AMP adalah satu set pemrograman yang dimaksudkan untuk membuat halaman situs atau website dimuat lebih cepat dengan mengupas lapisan teknologi.

Saat ini adalah masa yang sulit untuk industri internet mobile, terutama karena aplikasi mobile sangat mendominasi.

Mayoritas pengguna smartphone lebih suka mengakses sesuatu melalui aplikasi. Masalah lain yang harus diperhatikan adalah mengenai pemblokir iklan yang mempersulit pihak penerbit konten dan pembuat iklan.

Proyek AMP milik Google diharapkan akan dapat mengubah dunia iklan digital, baik untuk konsumen maupun pihak lain yang turut serta dalam industri ini.

AMP adalah jawaban Google atas proyek Instant Articles milik Facebook atau News milik Apple. Ternyata, proyek ini telah menarik pujian dari penerbit seperti Hearst Corp, dan media massa seperti Washington Post, karena membuat situs web mereka lebih mengundang bagi pengguna.

Akan tetapi, beberapa pengembang web telah menyatakan kekhawatirannya karena Google terlalu banyak ‘membuka isi perut’ bagaimana web beroperasi.

“Google terus maju. Integrasi Gmail menandai penggunaan pertama AMP yang lebih luas. Penyedia email lainnya juga dapat mengadopsi AMP. Google mengumumkan peluncuran konferensi AMP yang fokus pada pengembang perangkat lunak di Amsterdam, Belanda,” paparnya.

Versi awal AMP untuk email ditujukan untuk pengirim massal. Peritel, misalnya, yang mengirimkan pemberitahuan penjualan mingguan dapat memastikan bahwa penerima melihat harga saat ini atau ketersediaan barang tidak masalah saat email dibuka.

Tak hanya Google, layanan penunjuk Pinterest, aplikasi penjadwalan Doodle, serta Priceline Group Inc’s Avatar juga sedang menguji program AMP untuk email.



Source link