Home Sport Luis Milla Beberkan Cara Spanyol Pantau Pemain Muda

Luis Milla Beberkan Cara Spanyol Pantau Pemain Muda

9
0
SHARE


Milla pun menyebut tiga syarat agar sepakbola Indonesia bisa maju.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, Luis Milla Aspas, membeberkan cara Spanyol dalam memantau atau mencari pemain muda berkualitas untuk timnas mereka. Menurutnya, ada beberapa tahapan dalam pencarian pemain di Negeri Matador.

“Di Spanyol itu memang tidak seperti Indonesia yang sangat luas. Di sana terdiri dari beberapa regional atau provinsi. Di setiap provinsi itu terdapat pelatih timnas sendiri-sendiri,” ucap Milla, dalam acara diskusi bertajuk “Sepakbola Usia Muda, Mengejar Pentas Dunia” yang diadakan oleh PSSI Pers, Rabu (18/10) malam.

Eks pelatih timnas Spanyol U-21 itu menambahkan, para pelatih timnas setiap provinsi itu, nantinya yang akan menyeleksi pemain di daerah mereka masing-masing. “Di setiap provinsi itu juga sudah ada kompetisi rutin yang digelar. Sehingga nantinya, para pelatih itu akan memberikan laporan ke saya (ketika masih menjadi pelatih timnas junior Spanyol), atau meminta saya untuk hadir dalam sebuah sesi pertandingan untuk memantau pemain,” jelasnya.

“Kalaupun saya tidak hadir langsung, mereka akan memberikan data-data pemain kepada saya. Saya pun percaya dengan mereka, karena mereka bekerja atau orang kepercayaan dari federasi,” tambah eks penggawa Barcelona dan Real Madrid itu.

Di samping itu, Milla juga menyebut tiga syarat agar sepakbola Indonesia bisa maju. Dia menegaskan, Indonesia punya banyak talenta yang bisa membawa timnas berprestasi di level internasional.

“Pertama, butuh adanya kompetisi yang rutin dan berjenjang. Kemudian, pemain harus berlatih dengan pelatih yang berkualitas, dan ketiga, anak-anak Indonesia juga berhak bermain atau berlatih di lapangan yang bagus. Artinya, infrastrukturnya harus bagus,” tuturnya.

“Indonesia punya potensi untuk itu (maju). Saya sudah bekerja delapan bulan di sini, dan Indonesia punya banyak talenta. Apapun yang terjadi, saya berharap semua tetap dengan visi yang sama. Untuk sepakbola usia muda memang dibutuhkan waktu dan kerja keras,” jelas pelatih berusia 51 tahun itu.

 



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here