Beranda Sport Menpora tur venue pelatnas bareng pegiat sosmed

Menpora tur venue pelatnas bareng pegiat sosmed

32
0
BERBAGI

[ad_1]

Merdeka.com – Menjelang perhelatan Asian Games Agustus mendatang, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar kegiatan ‘Tour De Pelatnas’ bersama vlogger, youtuber, blogger, dan influencer social media dengan mengunjungi berbagai tempat berlatih para atlet di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). Dalam tour perdana ini, Menpora Imam Nahrawi bertindak langsung sebagai tour guide.

Lokasi pertama yang dikunjungi yaitu Lapangan Panahan. Cabang olahraga panahan ini akan mempertandingkan 10 nomor event dan menargetkan dua emas. Lawan terberat di cabor ini adalah negara Korea Selatan, China, India, Taiwan, dan Iran.

Menurut pelatih panahan Deni Trisyanto, lokasi pelatnas panahan akan berpindah ke Surabaya pada 1 Juli hingga 20 Juli 2018. “Di sana peralatan lebih lengkap,” katanya.

Lokasi kedua yaitu Stadion Akuatik GBK. Menpora mengatakan stadion ini merupakan terbaik di Asia dan saat ini masih dalam renovasi di beberapa titik. “Kita harus bangga punya stadion se-Asia ini,” katanya di hadapan para peserta tour.

Di cabang akuatik sendiri, Indonesia akan mengikuti tiga pertandingan. Pertama Renang Indah, dengan target satu emas. Kedua Loncat indah, dengan target mendapat medali perunggu (tiga besar). Ketiga Polo Air, dengan target mendapat medali perunggu (tiga besar). Rival terberat dalam cabor ini adalah negara China, Jepang, Khazaktan, Singapura, dan Malaysia.

Selanjutnya, kunjungan terakhir di kawasan GBK yaitu venue atletik di Stadion Madya. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor M Tanjung mengatakan saat ini para atlet sudah mulai melaksanakan try out.

“Hari ini ada yang berangkat ke Jepang untuk mengikuti kejuaraan Asia Junior. Nanti menjelang lebaran ada lagi yang berangkat ke Korea untuk ikut Korea Open,” katanya.

Pihaknya menargetkan dua medali emas yang akan diraih di Asian Games. Sementara lawan terberat di cabor atletik ini di antaranya China, Jepang, Qatar dan Bahrain.

“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik. Ada beberapa nomor event yang menjadi harapan seperti nomor lompat dan nomor sprint. Persiapan kita dalam dua bulan ini kita berusaha semaksimal mungkin,” katanya.

Menpora mengatakan meskipun bulan ramadan, para atlet tetap melaksanakan latihan dan berpuasa, demi meraih mimpi untuk menaikan bendera merah putih di Asian games.

“Karenanya pemerintah tak henti-hentinya untuk mendukung terutama atletik, renang, jadikan ini sebagai spirit baru bagi seluruh anak muda Indonesia. Kita harus memasyarakatkan atletik ke kampung-kampung. Apalagi nanti menjelang agustusan silakan lomba-lombanya harus dikaitkan dengan atletik,” ujarnya.

Menjelang dua bulan pelaksanaan Asian Games, menurutnya semua cabang olahraga sudah melakukan jadwal pelatihan dengan baik. Meski dalam training camp dan try out ada beberapa cabor yang belum menggembirakan, kata dia, masih ada kesempatan dua bulan lagi untuk berlatih.

“Yang penting nanti ketika sampai di Asian Games semangat jangan pernah mundur sedikitpun, harus besar lagi,” tegasnya.

Imam juga pastikan bulan Juni ini semua venue selesai semua. Sementara itu, Menpora mengatakan keterlibatan vlogger, blogger, dan media social infulencer sebagai ajang sosialisasi Asian Games 2018. Dalam kegiatan ini juga mereka harus menjadi juru bicara Indonesia.

“Semua isu-isu olahraga mereka harus publikasikan dengan baik tentu dengan konten-konten dan informasi positif. Bagaimana perjuangan para atlet, bagaimana pelatih, bagaimana venue, bagaimana spirit berjuang para atlet,” katanya. [hrs]

[ad_2]

Source link