Beranda Sport Sekali lagi tentang perpisahan emosional Andres Iniesta, Fernando Torres

Sekali lagi tentang perpisahan emosional Andres Iniesta, Fernando Torres

34
0
BERBAGI

[ad_1]

Barcelona (ANTARA News) – Kapten Barcelona Andres Iniesta mengangkat piala liga kesembilannyanya setelah timnya mengalahkan Real Sociedad 1-0, Minggu waktu setempat lalu, yang merupakan pertandingan terakhir bagi sang gelandang di Nou Camp. Pada hari yang sama Fernando Torres mencetak dua gol pada pertandingan terakhirnya untuk Atletico Madrid.

Philippe Coutinho mencetak satu-satunya gol pada pertandingan terakhir Barca itu, sedangkan Torres memborong dua gol Atletico saat seri 2-2 melawan Eibar.

Iniesta digantikan pada menit 82 untuk kemudian dipeluk rekan-rekan satu timnya, bahkan juga para pemain Real Sociedad serta wasit begitu meninggalkan lapangan Nou Camp untuk terakhir kalinya sebagai pemain Barca.

Sebelum pertandingan para pendukung Barca membentangkan tulisan “Infinite Iniesta“. Mereka kemudian mengangkat banner “Terima kasih banyak” demi menghormati pemain yang masuk akademi pemain muda Barca 22 tahun silam dan telah menghabiskan 16 musim sebagai gelandang Barca dengan memenangkan sembilan gelar juara liga, empat gelar juara Liga Champions dan enam Piala domestik.

Para penggemar terus menyanyikan nama Iniesta setelah laga selesai. Sang kapten kembali bersama rekan-rekan satu timnya untuk mengangkat trofi juara liga ke-25 klub ini dan juga memamerkan Piala Raja yang direbut mereka April lalu setelah mengalahkan Sevilla 5-0 di final.

“Hari ini adalah hari yang berat. Saya sudah menghabiskan 22 tahun yang luar biasa dan saya begitu bangga membela dan mewakili badge ini yang bagi saya adalah yang terbaik di dunia,” kata dia kepada para pendukung Barca di Nou Camp.

“Terima kasih kepada semua penggemar, atas dukungan kalian dan penghormatan yang kalian berikan kepada saya. Saya datang ke sini sebagai bocah dan meninggalkannya dalam usia 34 sebagai seorang pria. Saya selalu membawa kalian di hati saya.”

Barca mengakhiri musim ini dengan 93 poin, 14 poin lebih banyak dari peringkat kedua Atletico dan 17 poin di atas juara liga tahun lalu Real Madrid. Tim asuhan Ernesto Valverde ini hanya kalah sekali dalam pertandingan liga ketika takluk 4-5 kepada Levante pekan lalu.

Torres

Atletico mendapatkan penghormatan dari para pemain Eibar sebelum laga mulai setelah menaklukkan Olympique de Marseille 3-0 pada final Liga Europa yang adalah trofi pertama Torres bersama klub ini di mana dia menghabiskan sebagian besar karirnya.

Torres, yang mengenakan ban kapten pada pertandingan terakhirnya, menjaringkan bola pada menit 42 untuk menyamakan gol Kike Garcia. Dia kemudian mengantarkan Atletico berbalik unggul setelah menciptakan gol ke-129-nya untuk Atletico. Dia dikartukuningkan wasit karena melakukan selebrasi berlebihan. Eibar menyamakan kedudukan lewat Ruben Pena.

“Saya mendapatkan keistimewaan untuk mengenakan kostum ini dalam hampir 400 pertandingan dan berat sekali mengetahui ini adalah pertandingan terakhir,” kata Torres yang melakukan debutnya bersama Atletico pada usia 17 tahun dalam musim 2000/2001, kemudian pindah ke Liverpool pada 2007, namun kembali pada 2015 setelah juga bermain untuk Chelsea dan AC Milan.

“Kami semua telah ditanya sering sekali mengapa kami mendukung Atletico atau mengapa Atletico itu berbeda. Manakala kami berkata kami tidak bisa memahaminya, maka itu tak bisa dijelaskan, saya ingin kalian mengenang apa yang kami rasakan hari ini, bangga dan bahagia menjadi juara,” tutup dia seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Perpisahan Iniesta dan Torres di pekan terakhir Liga Spanyol 2018

 

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

[ad_2]

Source link