Beranda Sport Rossi Sebut Marquez Hancurkan Olahraga MotoGP : Okezone Sports

Rossi Sebut Marquez Hancurkan Olahraga MotoGP : Okezone Sports

21
0
BERBAGI




RIO HONDO – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menyebut Marc Marquez telah merusak jati diri olahraga MotoGP setelah insiden yang menimpanya di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (9/4/2018). Pada balapan seri kedua tersebut, VR46 harus rela kehilangan poin setelah ditabrak Marquez pada empat lap terakhir.

Rossi yang sejatinya telah nyaman berada di posisi keenam harus finis di posisi ke-19 karena mendapat usilan dari Marquez. The Doctor –julukan Rossi- yang sudah siap membawa pulang poin dari Argentina, harus rela kehilangan poin karena terjatuh disenggol Marquez.

Marquez yang datang dari posisi 19 hingga berhasil mendekati Rossi dengan beberap aksi yang mengundang kontroversi. Salah satu diantaranya menyenggol Aleix Espargaro di titik yang sama dengan Rossi yakni tikungan ke-13.

Baca juga Marquez Bikin Drama di MotoGP Argentina 2018, Rossi Jadi Korban

Namun aksinya terahadap Rossi begitu kejam. Jika Espargaro hanya membuat sang pembalap Tim Aprilia itu melebar, sementara The Doctor harus terjatuh dan membuat segalanya menjadi kacau bagi sang juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.

Alhasil Rossi menilai bahwa tindakan yang dilakukan Marquez dalam balapan MotoGP Argentina 2018 itu sangat memalukan. Bahkan pembalap berpaspor Italia itu menyebut The Baby Alien –julukan Marquez- telah merusak olahraga balap motor tersebut.

“Ini adalah situasi yang sangat buruk, karena dia menghancurkan olahraga kami, karena dia tidak memiliki rasa hormat kepada para pesaingnya, tidak pernah,” ungkap Rossi, mengutip dari Motorsport, Senin (9/4/2018).

Baca juga Kru Rossi Usir Marquez saat Hendak Meminta Maaf

Marquez yang mungkin merasa kesal karena hukuman penalti di awal race tampak begit menggebu-gebu untuk bisa meraih posisi teratas di balapan seri kedua MotoGP 2018 ini. Rossi pun sangat wajar jika juara dunia MotoGP empat kali itu akhirnya menggebar kencang motornya tersebut.

Namun hal yang tidak bisa diterima adalah Marquez tidak menghormati lawan yang ada di hadapannya. Kecepatan tinggi juga harus dibarengi dengan sikap hormat. Pembalap berusia 39 tahun itu menilai bahwa pembalap Tim Repsol Honda itu berlebihan.

“Ketika Anda berjalan 300 km per jam di lintasan, Anda harus menghormati lawan Anda, Anda harus kuat, Anda harus membuat kecepatan maksimum, tetapi ini berlebihan,” tambahnya.

Alhasil Marquez mendapatkan hukuman waktu 30 detik karena hal tersebut. Ia yang sejatinya finis di posisi kelima harus menerima kenyataaan mundur 13 posisi ke peringkat 18.

(fmh)



Source link