Beranda Sport Persib Ulang Tahun ke-85, Gomez Ingin Beri ‘Kado’ ke Bobotoh

Persib Ulang Tahun ke-85, Gomez Ingin Beri ‘Kado’ ke Bobotoh

22
0
BERBAGI


Jakarta, CNN Indonesia — Persib Bandung genap 85 tahun tepat hari ini, Rabu (14/3). Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez pun mengaku bangga menjadi bagian dari Persib pada ulang tahun klub itu yang ke-85.

Gomez berharap bisa memberikan kado istimewa bagi Persib dan Bobotoh musim ini. Gomez berharap bisa menjadikan Persib yang terbaik dan memberi Bobotoh gelar Liga 1 2018.

Feliz cumpleanos [selamat ulang tahun], Persib! Saya ingin semua hal baik bisa datang untuk tim yang kita cintai di ulang tahun saat ini. Lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.”

“Tidak perlu berkata terlalu banyak, yang pasti saya ingin mewujudkan semua harapan fans (Bobotoh), yaitu menjadi yang terbaik. Dan, saya siap bekerja keras untuk itu,” dikutip dari situs resmi klub.

Persib Bandung genap berusia 85 tahun pada 14 Maret 2018. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Sekilas menengok sejarah, Maung Bandung terbentuk dari hasil peleburan Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetbal Bond (NVB) pada tanggal 14 Maret 1933.
Cikal bakal Persib sendiri bermula pada 1920 saat Kota Bandung memiliki Bandoeng Inlandische Voetbal Bond (BIVB), yang menjadi alat perjuangan kaum nasionalis Jawa Barat Raden Atot Soeriwinata, putra dari pahlawan nasional Dewi Sartika.

Pewarta senior sekaligus penulis buku Endan Suhendra mengatakan Persib pernah mengalami masa kejayaan. Yang paling fenomenal ketika tim berjuluk Maung Bandung mengarungi kompetisi di pengujung 1950-an hingga awal 1960-an.

“Selain mahkota juara Kompetisi Nasional 1961, kejayaan Persib di masa itu ditandai dengan lahirnya pemain-pemain yang mampu mendominasi Timnas Indonesia.”

“Bahkan, menjelang Asian Games 1962 di Jakarta, di dalam skuat Indonesia ada 13 pemain Persib, 7 di antaranya pemain inti,” kata Endan dikutip dari buku Jejak Maung Ngora terbitan 2012 silam.

Sepanjang sejarah klub, Persib sudah meraih lima kali juara pada era Perserikatan (1937, 1961, 1986, 1989-1990, 1993-1994) serta dua kali tampil juara pada Liga Indonesia (1994-1995 dan 2014). (hyg/har)



Source link