Beranda Sport “Setan Merah” Siap Bangkit | Koran Jakarta

“Setan Merah” Siap Bangkit | Koran Jakarta

17
0
BERBAGI


Mourinho dituntut bagaimana cara terbaik menggunakan rekrutan termahal klub Paul Pogba dan Alexis Sanchez.

United akan berupaya bangkit pada putaran kelima Piala FA melawan Huddersfield. Per­tandingan yang berlang­sung Sabtu (17/2) itu akan menjadi kali pertama bagi MU menggunakan teknolo­gi asisten video wasit (VAR).

Kekalahan di tangan Newcastle pada akhir pekan lalu membuat tim asuhan Jose Mourinho tetap berada di posisi kedua klasemen Liga Inggris. Na­mun “The Red Devils” kini hanya unggul empat poin di atas Tot­tenham yang berada di posisi ke­lima. Situasi itu tak pelak mem­buat perebutan posisi empat besar kian memanas.

Kini MU akan melawat ke Huddersfield, tempat di mana mereka kalah dalam laga Liga In­ggris awal musim ini. Pertanding­an itu dilakoni MU menjelang jadwal laga liga yang bisa menen­tukan capaian mereka musim ini. Pertanyaan besar tentang tim asuhan Mourinho itu adalah me­ngenai bagaimana cara terbaik untuk menggunakan rekrutan termahal klub Paul Pogba dan Alexis Sanchez.

“Sangat sulit untuk menem­patkan saya pada posisi di mana saya harus mengkritik pemain saya,” ujar Mourin­ho saat ditanyai mengenai merosotnya performa Pogba.

Ada reaksi beragam ter­hadap sistem VAR, yang telah digunakan dalam beberapa per­tandingan Piala Liga dan Piala FA. Penggunaannya pada pertanding­an Piala FA putaran keempat baru-baru ini antara Liverpool dan West Brom menjadi bahan perdebatan. VAR memberikan hukuman pen­alti pada tim asuhan Jurgen Klopp dan menganulir gol.

“Ketika orang bertanya kepada saya apakah saya menyukainya, saya rasa jujur itu pertanyaan un­tuk wasit,” ujar Mourinho, yang mengatakan bahwa dia mendu­kung sistem itu, tapi butuh pe­nyesuaian untuk menjaga alur permainan.

“Mereka ingin melakukan yang terbaik yang mereka bisa, mereka tidak suka melakukan kesalahan. Dan terkadang me­reka membuat kesalahan karena ini adalah kesalahan manusia. Itu tidak dapat mengatasinya kecuali jika memiliki beberapa dukungan teknologi,” sambungnya.

Mourinho kemungkinan akan menurunkan line-up yang kuat seperti yang telah dilakukannya di putatan sebelumnya mengh­adapi lawan dari kasta yang lebih rendah dari Derby dan Yeovil. Hal itu mengingat Piala FA adalag peluang terbesar MU meraih trofi musim ini.

Marcus Rashford dan Ander Herrera absen saat MU kalah ak­hir pekan lalu, namun bakal bisa kembali bermain menghadapi Huddersfield.

Eric Bailly telah kembali berla­tih penuh awal pekan ini, namun belum bisa segera beraksi setelah menjalani istirahat panjang kare­na cedera pergelangan kaki.

Meski mengejar kemenangan di Piala FA, Mourinho juga harus menyeimbangkan tuntutan lain saat MU melakukan lawatan su­lit ke Sevilla di leg pertama babak 16 besar Liga Champions tengah pekan depan. Setelah itu laga sulit lainnya kontra Chelsea dan Liverpool telah menanti MU di Liga Inggris.

Di sisi lain pelatih Hudder­sfield David Wagner kemung­kinan besar akan mengistira­hatkan pemain kunci dengan tim asuhannya tengah dalam pertarungan degradasi, meski mendapat kemenangan 4-1 atas Bournemouth.

Dihadang Wigan

Pada pertandingan lain, Man­chester City akan berhadapan dengan Wigan Athletic, Senin. Wigan pernah memiliki catatan bagus saat mereka mengalahkan City yang diasuh Roberto Manci­ni pada final Piala FA 2012-2013. Hal itu membuktikan bahwa kompetisi piala domestik tertua di dunia itu masih mampu mem­berikan pemenang kejutan.

Tidak hanya itu, pada musim berikutnya Wigan melawat ke Stadion Etihad dan mengulangi prestasi tersebut, memenangkan laga perempat final 2-1 melawan tim yang beberapa pekan kemu­dian akan dinobatkan sebagai juara Liga Inggris di bawah Man­uel Pellegrini.

City tengah kokoh di puncak klasemen, unggul 16 poin dan berada di ambang babak perem­pat final Liga Champions dan pe­kan depan akan melawan Arsenal di final Piala Liga. Namun, ter­lepas dari jurang kualitas antara kedua belah pihak, laga kedua tim di Piala FA menjanjikan hal yang menarik. ben/AFP/S-1



Source link