Beranda Sport Reuni Panas Van Dijk di St Mary

Reuni Panas Van Dijk di St Mary

15
0
BERBAGI


TRIBUNNEWS.COM – Biasanya, reuni menjadi momen tepat untuk melepas rindu sekaligus menjalin silaturahmi bagi setiap orang yang sudah lama tak bertemu. Mereka akan saling bertukar kabar dan merayakan kenangan-kenangan manis di masa lalu.

Namun, hal-hal manis seperti itu sepertinya tidak akan dirasakan oleh Virgil Van Dijk. Alih-alih mendapat sambutan hangat, Van Dijk justru harus bersiap menerima sambutan yang tidak bersahabat saat kembali ke St Mary Stadium. The Reds dijadwalkan bertandang ke markas Southampton itu,  Minggu (11/2), dan Van Dijk kemungkinan ikut dalam rombongan.

Ini pertama kalinya Van Dijk kembali ke kota di pesisir selatan Inggris itu sejak pindah ke Liverpool di bursa transfer musim panas lalu. Liverpool boleh senang dengan kesuksesannya memboyong bek asal Belanda itu. Namun hal sebaliknya dirasakan oleh Soton, terutama suporter mereka. Mereka seperti kehilangan sosok kekasih yang mereka cintai karena berpindah ke lain hati.

”Mungkin mereka akan mengejek saya sepanjang pertandingan. Anda tidak dapat melakukan apa pun tentang hal itu,” kata Van Dijk mengenai kemungkinan sambutan yang akan ia dapatkan sepanjang pertandingan nanti malam.

Pelatih Jurgen Klopp juga sudah memperingatkan Van Dijk untuk bersiap menghadapi sambutan yang tidak bersahabat di St Mary. ”Mungkin bukan yang paling ramah,” kata Klopp saat ditanya sambutan yang kemungkinan akan diterima Van Dijk. ”Saya tidak yakin. Mereka selalu sangat baik dengan (Nathaniel) Clyne, Adam Lallana. Mereka jelas kehilangan sebagian besar Sadio Mane, tapi mereka baik-baik saja, saya tidak 100 persen yakin.”

Van Dijk sendiri berjanji untuk fokus membantu The Reds agar bisa menang, alih-alih memikirkan ejekan dari pendukung tuan rumah. ”Saya tahu Southampton sedang kesulitan, tetapi Liverpool juga butuh menang. Saya akan bermain dengan satu tujuan, yaitu menang,” katanya.

Liverpool memboyong Van Dijk dengan harapan bisa membuat lini belakang mereka semakin kuat. Tapi, sejauh ini hal itu belum terbukti. Ia memang berhasil mencetak gol penentu kemenangan saat melakukan debutnya untuk Liverpool ketika mengalahkan Everton dengan skor 2-1 pada laga putaran ketiga Piala FA bulan lalu.

Namun statistiknya di Liga Premier menunjukkan ia jauh dari kata pantas menyandang predikat sebagai bek termahal di dunia. Buktinya dari empat laga Van Dijk dimainkan, Liverpool sudah kebobolan tujuh gol. ”Tidak mudah comeback setelah absen delapan bulan. Saat itu saya sama sekali tak bermain di level Premier League. Apalagi ketika Anda kembali, Anda menjejaki langkah besar, di mana semua mata melihat segala hal detail tentang saya,” kata Van Dijk beralasan.

Liverpool sendiri saat ini butuh tiga poin untuk bersaing mengamankan posisi mereka di empat besar. Sementara The Saints juga demikian. Mereka butuh poin untuk menjauh dari zona degradasi. Liverpool kini berada posisi tiga, sementara Southampton di peringkat 15.

Meski tim lawan terpuruk di papan bawah, namun bukan perkara mudah bagi Liverpool membawa pulang tiga angka dari St Mary. Meski memiliki skuat yang lebih kuat, namun The Reds kerap dibuat kerepotan saat menghadapi The Saints.

Sejak diasuh Jurgen Klopp pada 8 Oktober 2015, Liverpool telah delapan kali menghadapi Southampton. Dari delapan laga itu, skuat ’si Merah’ hanya merengkuh dua kemenangan dan menelan tiga kekalahan. Selain itu, Liverpool juga kebobolan tujuh gol dan mencetak 12 gol saat bersua Southampton. Jika di rata-rata, The Reds hanya mampu meraih 1,13 poin per laga dari delapan pertemuan terakhir melawan The Saints.

Liverpool juga memiliki catatan kurang memuaskan ketika bertandang ke markas Southampton. Dari tiga lawatan terakhir ke St. Mary’s Stadium, Liverpool menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang. 



Source link