Home Sport Tembus Liga 1, PSIS Diguyur Bonus

Tembus Liga 1, PSIS Diguyur Bonus

15
0
SHARE


Semarang, CNN Indonesia — Keberhasilan PSIS Semarang promosi ke Liga 1 mendapat apresiasi dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang dan pengusaha yang memberikan bonus berupa uang senilai Rp225 juta.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menggalang dana bonus tersebut dengan jajarannya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para pengusaha yang ada di Kota Semarang memberikan saweran untuk PSIS.

“Ini rasa terima kasih dan kebanggaan kami mewakili masyarakat Semarang terhadap perjuangan PSIS. Makanya dengan ini, hasil saweran dari saya, teman-teman SKPD dan para pengusaha kami berikan untuk PSIS”, tutur Hendrar  saat menyambut kedatangan suporter, pemain dan ofisial PSIS Semarang yang singgah di Kantor Balai Kota Semarang usai berkonvoi, Kamis (30/11).

PSIS Semarang meraih tiket promosi ke Liga 1 setelah mengalahkan Martapura FC di perebutan tempat ketiga Liga 2. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Selain bonus berupa uang, ada pula fasilitas bus kepada Tim Mahesa Jenar dalam mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2018.

“Pokoknya sesuai janji saya di awal, masuk Liga 1 akan kita fasilitasi bus. Ini tadi bonus juga saya berikan sesuai janji saya”, ujar Wali Kota yang kerap disapa Hendi ini.

Bonus dan dukungan dari Wali Kota Semarang menambah semangat pemain dan ofisial PSIS yang kembali berlaga di kompetisi level tertinggi sepak bola Indonesia setelah absen hampir satu dasawarsa.

PSIS Semarang kembali merasakan persaingan di kompetisi level teratas sepak bola Indonesia.PSIS Semarang kembali merasakan persaingan di kompetisi level teratas sepak bola Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

“Kami terima kasih sekali atas dukungan penuh dari pak Wali Kota. Ini menjadi modal semangat kami ke depan tentunya untuk berkompetisi lebih giat. Momentum ini sudah lama kita nantikan, 9 tahun kita berada di kasta bawah sepak bola tanah air. Sekarang saatnya harus bangkit. Terima kasih juga masyarakat Semarang dan para suporter setia”, ungkap CEO PSIS, Yoyok Sukawi.
Kepada para suporter, Yoyok berharap tidak larut dalam kegembiraan yang berlebihan, termasuk berharap suporter berperilaku santun tanpa kekerasan di dalam maupun diluar stadion.

“Pesta gembiranya jangan berlebihan. Kompetisi masih panjang, khusus para suporter tetap damai dan tidak anarkis”, tambahnya. (nva)



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here