Beranda Health Pemanasan Global Berpotensi Bangkitkan Kembali Penyakit Kuno yang Mematikan

Pemanasan Global Berpotensi Bangkitkan Kembali Penyakit Kuno yang Mematikan

25
0
BERBAGI

[ad_1]

TRIBUNNEWS.COM – Menurut seorang profesor dari Oxford University, pemanasan global bisa ‘membangunkan’ kembali penyakit-penyakit kuno mematikan.

Selain itu, juga memicu wabah Black Death yang pernah membunuh 2/3 populasi Eropa pada abad ke-14.

Suhu global yang semakin tinggi akan melelehkan lapisan es yang menyimpan bakteri. Artinya, bakteri penyebab penyakit akan tersebar dengan mudah dan menciptakan pandemi global.

Profesor Peter Frankopan menyampaikan prediksinya di Cheltenham Literary Festival, Jumat (19/10) pekan lalu.

Menurut dia, ada bahaya yang mengintai jika kita tidak bisa memenuhi target Persetujuan Paris (Paris Agreement) untuk menahan laju peningkatan temperatur global di bawah 2 derajat celsius.

“Yang akan terjadi adalah melelehnya permafrost dapat melepaskan agen biologis yang telah terkubur selama ribuan tahun,” katanya.

Bila bakteri kuno tersebut dirilis kembali ke ekosistem Bumi, ada risiko populasi dunia akan terkena penyakit yang sulit ditangani. Contohnya seperti wabah Black Death yang terjadi di abad pertengahan akibat kenaikan suhu.

“Sebagai contoh, pada 1340-an, Bumi yang lebih panas – kemungkinan akibat suar matahari atau aktivitas gunung berapi – mengubah siklus bakteri Yersinia pestis. Memungkinkan mikroba kecil berkembang menjadi Black Death,” ungkap Frankopan.

Permafrost Mencair

Peringatan Frankopan tentang skenario terburuk dari pemanasan global di masa depan ini sesuai dengan kasus yang baru terjadi. Permafrost yang mencair terbukti menimbulkan bahaya serius bagi manusia.

[ad_2]

Source link