Beranda Health Layaknya Sidik Jari yang Unik, Otak Setiap Manusia pun Juga Berbeda-beda

Layaknya Sidik Jari yang Unik, Otak Setiap Manusia pun Juga Berbeda-beda

19
0
BERBAGI

[ad_1]


Anatomi otak manusia itu unik via phillyvoice.com

Sumber.com –
Kendati sekilas bentuknya sama, ternyata otak manusia itu unik dan berbeda satu sama lain lho. Setidaknya, begitulah fakta yang didapatkan oleh para peneliti dari University of Zurich (UZH), dari hasil proses anatomi otak yang mereka lakukan.

Karena adanya kombinasi faktor genetik dan pengalaman hidup setiap individu yang berbeda-beda, wajar saja jika setiap otak yang ada di dalam kepala kita memiliki fitur anatomi yang unik.

Menurut Science Daily, setiap hal yang kita lakukan dan tekuni bisa menentukan bagaimana anatomi otak terbentuk. Misalnya, musisi, pegolf dan pemain catur profesional memiliki karakteristik khusus, terutama pada bagian otak yang sering mereka gunakan di saat mereka melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan.

Baca juga:  Ini Bedanya Orang Normal dengan Psikopat, Menurut Profesor Harvard

Kemudian durasi aktivitas tertentu juga bisa meninggalkan jejak di otak. Seperti misalnya, apabila tangan kananmu tak digerakkan selama dua minggu karena suatu hal, maka lapisan korteks otak di area yang bertanggung jawab untuk mengontrol tangan kananmu akan menipis.

Peneliti lantas menyimpulkan, bahwa pengalaman-pengalaman semacam ini ternyata berpengaruh terhadap interaksi otak terhadap struktur genetik kita, sehingga dalam kurun beberapa tahun setiap orang punya anatomi otak yang berbeda-beda.

Baca juga: Selain Sidik Jari, 7 Bagian Tubuh Ini Juga Unik dan Tiada Duanya!

Bagaimana cara peneliti membuktikan hipotesis ini?

Lutz Jäncke, profesor psikologi sarafdi UZH, beserta tim memeriksa otak para partisipan dewasa usia lanjut yang berada dalam keadaan sehat. Mereka memeriksa 191 orang partisipan dengan menggunaan MRI sebanyak tiga kali, dalam kurun waktu dua tahun.

Ada sekitar 450 fitu-fitur anatomi yang dijadikan bahan penilaian, termasuk total volume otak, ketebalan lapisan korteks, volume material abu-abu dan material putih, dan sebagainya.

Ternyata, struktur otak dari setiap partisipan sangatlah unik. Hal ini menjadi temuan yang cukup krusial, karena ternyata pengaruh genetik dan nongenetik berdampak nyata tidak hanya pada fungsi dan kinerja otak, tapi juga pada anatominya.

Sama seperti sidik jarimu, yang unik dan tidak ada duanya di dunia.

Padahal di 30 tahun yang lalu, manusia masih belum bisa mengetahui bahwa setiap otak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Fakta ini mulai terungkap, tentunya karena teknologi MRI yang semakin canggih, serta software yang digunakan untuk mengevaluasi pindaian otak yang terdigitalisasi,

Wah, apakah di masa depan pindaian MRI otak akan menggantikan sensor sidik jari dalam proses pengenalan identitas manusia?

Baca juga:  Misteri Dibalik Rupa Otak Manusia yang Berkerut dan Berlipat, Penasaran?

[ad_2]

Source link