Beranda Health Menjaga kewarasan dari hari ke hari

Menjaga kewarasan dari hari ke hari

27
0
BERBAGI




Ilustrasi kesehatan mental |


ESB Professional /Shutterstock

Dalam kehidupan sehari-hari, kondisi yang mengganggu kesehatan mental bisa terjadi pada siapa saja mulai dari stres, kecemasan, hingga depresi.

Gangguan tersebut bisa dipicu suatu pengalaman, bisa juga bagian dari rutinitas. Seperti perjalanan yang macet dan melelahkan, pekerjaan menguras energi, masalah keluarga, masalah keuangan, bahkan soal percintaan.

Saat kesehatan mental terganggu, Anda akan merasa cemas terus menerus, merasa terbebani, sulit berkonsentrasi, mengalami perubahan suasana hati, nafsu makan, juga pola tidur. Akibatnya bisa berdampak pada kondisi fisik hingga berujung pada diare atau konstipasi, sakit rahang, mual dan pusing, serta kehilangan minat seksual.

Stres dan kondisi gangguan mental lain memang wajar terjadi, tetapi bila intens, akan menjadi masalah baru bagi kesehatan secara menyeluruh. Maka untuk mencegahnya menjadi lebih parah, ada berbagai kebiasaan yang bisa diterapkan dalam rangka menjaga kewarasan sehari-hari.

Pertama, persenjatai tubuh dengan tidur yang cukup. Kelelahan dan sulit tidur dianggap gejala depresi yang umum, sehingga cukup tidur adalah sesuatu yang bisa Anda jadikan prioritas. Buatlah jadwal tidur dan bangun yang sama setiap hari.

Kedua, banyak bergerak. Anda bisa naik-turun tangga, mengikuti kelas olahraga, lari pagi, jalan-jalan sore sambil menghirup udara segar, atau kegiatan lain yang membuat Anda lebih aktif.

Tubuh dan pikiran saling berhubungan. Jadi ketika memperbaiki kondisi fisik, secara otomatis Anda juga memperbaiki kewarasan pikiran.

Perlu diketahui, aktivitas fisik memicu lepasnya endorfin dalam tubuh. Ini membuat suasana hati membaik sekaligus memberi energi tambahan.

Ketiga, dengarkan musik favorit untuk membantu memusatkan perhatian dan menenangkan diri. Mendengarkan musik bisa memicu pelepasan hormon bahagia di otak yang pada akhirnya membuat Anda lebih nyaman, merasa dicintai, serta meningkatkan kesejahteraan.

Keempat, makan sehat dan enak. Tubuh butuh makanan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit. Namun, makanan enak juga dapat memengaruhi suasana hati. Anda bisa mencoba berbagai makanan yang sehat dan memberikan efek bahagia pada tubuh, salah satunya kerang.

Kerang mengandung vitamin B12 untuk membuat dopamin dan serotonin, hormon bahagia. Selain itu, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan depresi. Selain kerang, Anda bisa mengonsumsi salmon, daging sapi, ayam, dan aneka produk susu.

Minum kopi setiap hari juga dapat membuat Anda bahagia. Menurut penelitian Nurses’ Health Study, perempuan yang minum dua sampai tiga cangkir kopi berkafein sehari sekitar 15 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi.

Selain makanan dan minuman, cobalah meluangkan waktu mempraktikkan mindfulness. Ini akan mengurangi efek stres, kegelisahan, insomnia, serta konsentrasi dan suasana hati yang buruk. Anda bisa melakukan yoga, meditasi, bernapas dalam-dalam, dan relaksasi otot untuk mengerem tekanan serta menyeimbangkan tubuh dan pikiran.

Kemudian, siapkan waktu khusus untuk bersantai, bermalas-malasan, atau melakukan sesuatu tanpa alasan lain selain rasanya menyenangkan. Anda bisa menonton film lucu, membaca buku bagus, jalan-jalan ke pantai, atau bahkan tidak melakukan apa-apa sekalipun.

Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Coba ingat apakah Anda terlalu sibuk melakukan sesuatu yang sebenarnya bisa dibantu orang lain? Apakah kira-kira Anda bisa sedikit lebih santai?

Prioritaskan hal-hal yang ingin dicapai dan atur semuanya agar Anda tidak berusaha melakukan semuanya sekaligus karena itu melelahkan.

Terakhir, temukan tujuan dan makna hidup. Ini penting untuk kesehatan otak karena dapat membantu menghasilkan sel baru dan menciptakan jalur saraf baru di otak.

Hal ini juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan membuat Anda termotivasi untuk mengejar langkah lain demi kesehatan mental dan emosional yang lebih baik.



Source link