Beranda Health Bupati Trenggalek optimistis imunisasi MR di wilayahnya tembus 100 persen

Bupati Trenggalek optimistis imunisasi MR di wilayahnya tembus 100 persen

26
0
BERBAGI


Bupati Trenggalek Emil Dardak dan istri, Arumi Bachsin menyaksikan langsung anak-anak yang diimunisasi MR (Measles Rubella) di Dusun Gading, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Kamis (14/9/2017).

KANALSATU – Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak berharap capaian cakupan imunisasi Measles Rubella (MR) di wilayahnya bisa mencapai 100 persen. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan lebih gencar melakukan sweeping.

Data Pusdatin Kementerian Kesehatan RI menunjukkan, sasaran imunisasi MR di Trenggalek sejumlah 136.324 anak. Sedangkan cakupan hingga 13 September sebanyak 129.753 anak.

”Memang cakupan kita sampai kemarin sudah mencapai 95 persen lebih. Tapi kami akan terus melakukan sweeping agar bisa mencapai 100 persen. Sejak seminggu lalu, kami mulai sweeping. Siapa yang belum. Mungkin saat pelaksanaan di sekolahnya sakit, sekarang masih ada kesempatan,” kata Emil E. Dardak di Posyandu Dusun Gading, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Kamis (14/9/2017).  

Dikatakan Emil, masyarakat harus memiliki pemahaman bahwa penyakit tidak bisa dianggap enteng. ”Yang penting masyarakat punya pemahaman mengenai rubella ini,” ujarnya.

Istri Bupati Trenggalek, Arumi Bachsin menambahkan, waktu sosialisasi imunisasi ini dirasakan terlalu pendek. ”Sosialisasinya mepet. Saya disosialisasi hanya dua minggu menjelang pelaksanaan. Saran saya, waktu sosialisasi diberikan sejak dua bulan sebelumnya,” ujarnya.

Agar program ini diterima masyarakat, ia menggerakkan ibu-ibu PKK serta organisasi perempuan keagamaan seperti muslimat dan fatayat. ”Sosialisasi yang kami lakukan banyak dibantuk ustadzah-ustadzah karena kalau hanya mengandalkan pemerintah tentunya terbatas. Untungnya di Trenggalek ini setiap Kamis ada yasinan. Di momen itu disampaikan juga mengenai imunisasi ini,” tuturnya.

Badan PBB untuk anak, UNICEF mengapresiasi capaian imunisasi MR di Pulau Jawa, terutama Provinsi Jawa Timur. Khusus Jatim, hingga minggu ke enam atau pertengahan September sudah mencapai 91 persen dari target 95 persen anak-anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun yang menjadi sasaran imunisasi ini.

”Di Jatim ini anak-anak yang menjadi sasaran sebanyak 8.468.640 jiwa. Dengan sisa waktu pelaksanaan program imunisasi MR tahap pertama yang berakhir 31 September ini, saya optimistis target tersebut dapat tercapai,” kata Direktur UNICEF untuk Area Pulau Jawa, Arie Rukmantara. Bahkan di beberapa daerah di Jatim seperti Mojokerto dan Madiun sudah melampaaui target pada pekan pertama September.

Arie menekankan, UNICEF ingin menghapuskan campak dan rubella di Indonesia. Indonesia sebelumnya berhasil menghilangkan cacar tahun 1980an dan berhasil menghilangkan polio pada 2000an dengan program pemberian imunisasi.

”Olek karena itu kami akan mendukung penuh program ini. Apalagi Rubella sulit diidentifikasi. Jika menyerang ibu hamil, maka bayinya akan mengalami cacat dari lahir seperti tuli, buta atau bentuk tubuh tidak sempurna termasuk kebocoran jantung dan lain-lain,” pungkasnya.
(KS-5)



Source link