Beranda Health Setelah Pamekasan, Kini Giliran Sampang Dihebohkan Vaksin Difteri | LIMADETIK.com

Setelah Pamekasan, Kini Giliran Sampang Dihebohkan Vaksin Difteri | LIMADETIK.com

29
0
BERBAGI


SAMPANG, Limadetik.com – Belum juga usai cerita tentang vaksin difteri yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Pamekasan,kini muncul lagi kasus yang mirip terjadi di Puskesmas Kedungdung dihebohkan dengan pasien akibat dari suntikan vaksin difteri yang mengakibatkan puluhan Santri di Desa Daleman Tergeletak.

Setelah dilakuakan suktik Vaksin Difteri oleh petugas medis dari puskesmas Kedungdung Sampang puluhan santri Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan Daleman Kedungdung Sampang merasa tidak nyaman, mual-mual dan panas sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Kedungdung Sampang.

Menurut Dewan Ma’hadiyah, Rafi mengungkapkan terjadinya santri pingsan dan tergeletak setelah dari petugas medis Puskesmas Melakukan suntikan terhadap santri hingga harus dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan medis.Kini pihaknya hanya mengawal dan mendampingi santri yang sedang dirawat tidak lebih dari pada itu.

“Santri banyak yg pingsan setelah dari petugas kesehatan Puskesmas Kedungdung melakukan suntikan dan saya hanya mendampingi santri tidak lebih dari pada itu”. Tuturnya (13/2/2018).

Sementara itu ada sebagian dari pihak keluarga korban, Farid asal desa Daleman menuturkan bahwa terjadinya santri mual-mual dan pingsan ini murni karena akibat dari suntikan vaksin difteri yang dilakukan oleh pihak kesehatan puskesmas dan harus dipertanggungjawabkan.

“Ini murni akibat suntikan vaksin difteri yang dilakukan oleh pihak puskesmas kedungdung dan ini harus ada pertanggungjawaban” ungkap Farid.

Saat dikonfirmasi Kepala Puskesmas, Nur Anisah menyampaikan pihaknya hanya melaksanakan perintah dari Dinas Kesehatan Sampang untuk melakukan pencegahan atas serangan penyakit difteri yang akan mengakibatkan terjadinya sumbatan pada pernafasan sehingga harus ada tindakan protektif yakni dengan melakukan Suntikan vaksin difteri.

“Kami hanya melaksanakan perintah dari atasan yaitu Dinas Kesehatan Sampang Untuk melakukan pencegahan atas serangan penyakit difteri yang akan mengakibatkan terjadinya sumbatan pada pernafasan sehingga perlu adanya tindakan protektif dengan melakukan suntik Vaksin Difteri” Jelasnya.

Anisah juga menambahkan bahwa dalam melaksanakan program ini sudah Minta izin kepada Pengasuh Pondok Pesantren. Sementara terjadinya santri pingsan dan mual-mual ada banyak faktor diantaranya karena perut kosong dan pihaknya sudah melakukan penanganan.

“Untuk melaksanakan program ini kami sudah kulonuwon kepada pengasuh Pondok Pesantren. Kalau mengenai terjadinya santri yang pingsan yaitu banyak faktor diantaranya perut kosong”. Imbuhnya.(rin/zam/tim)



Source link