Beranda Health 970.000 Orang Jadi Target Vaksin Difteri di Kota Bekasi

970.000 Orang Jadi Target Vaksin Difteri di Kota Bekasi

20
0
BERBAGI


970.000 Orang Jadi Target Vaksin Difteri di Kota Bekasi

Ilustrasi vaksin difteri. (istimewa)

Bekasi – ‎Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menargetkan melakukan imunisasi Difteri secara massal sejak 11 Desember hingga Juni 2018. Targetnya, memberikan vaksin Difteri kepada 970.000 anak-anak dan dewasa mulai dari umur 1-19 tahun.

“‎Kami menargetkan, pemberian vaksin Difteri kepada 970.000 anak-anak, sejak Senin (11/12) lalu hingga pertengahan tahun depan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bekasi, Dezi Syukrawati‎, Sabtu (16/12).

Dezi mengatakan, sasaran anak yang akan diimunisasi mulai dari anak dan dewasa usia 1-19 tahun, tanpa melihat status vaksin, apakah sudah diberikan vaksin Difteri atau belum, saat anak tersebut lahir.

“Kita tidak lihat statusnya. Semua sasaran itu akan diberikan vaksin ulang. Sampai saat ini sudah lebih 32.057 anak yang telah diberikan vaksin,” tuturnya.

Kasus Difteri di Kota Bekasi sejak Januari-November 2017 terdata ada 12 kasus namun hanya empat kasus di antaranya dinyatakan positif Difteri dan delapan kasus lainnya negatif.

Kasus semakin bertambah saat memasuki Desember ini, jumlah “suspect” Difteri bertambah lima kasus. “Untuk memastikan, kita masih melakukan tes laboratorium. Hasil tes baru bisa keluar sekitar tujuh hari kerja,” bebernya. ‎

Dinkes Kota Bekasi telah menyediakan delapan rumah sakit rujukan khusus penanganan penyakit Difteri antara lain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Kota Bekasi, RS Hermina, RS Awal Bross Bekasi Barat, RS Awal Bross Bekasi Timur, RS Mitra Keluarga Cibubur, RS Permata, RS Siloam Bekasi Timur dan RS Anna Medika.

Rumah sakit tersebut, kata dia, diwajibkan menyediakan ruang isolasi khusus untuk menampung pasien dengan diagnosa positif Difteri dan “suspect” Difteri.

Meski begitu, masyarakat juga diperkenankan untuk memeriksa atau berobat di luar delapan rumah sakit tersebut. “Delapan rumah sakit itu sifatnya hanya rujukan dan pastinya sudah memenuhi kriteria,” ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi rutin masih berlangsung di 39 puskesmas yang tersebar di Kota Bekasi. Meski telah masuk liburan bagi anak sekolah, orangtua dianjurkan untuk tetap membawa anaknya melakukan imunisasi di Puskesmas terdekat.

“Kami yakinkan, puskesmas tetap melayani vaksinasi walaupun telah libur sekolah. Jadi, vaksinasi bisa dilakukan di puskesmas-puskesmas,” ucapnya.

Dezi menjelaskan, Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan vaksin Difteri ke wilayahnya pada Rabu (13/12) lalu.

Beberapa jenis vaksin yang tersedia di antaranya Difteri-Pertusis-Tetanus (DPT) untuk anak usia 0-5 tahun tersedia sebanyak 67.123 botol. Vaksin Difteri Tetanus (DT) untuk 5-7 tahun sebanyak 13.301 botol. Vaksin Tetanus-difeteri (Td) untuk anak 7 tahun ke atas tersedia sebabyak 74.841 botol.

Pelaksanaan vaksin Difteri fase I sampai Januari 2018, fase II hingga Februari 2018 dan fase III adalah Juni 2018.




Sumber: Suara Pembaruan



Source link