Home Health Menjaga Anak Tetap Aman Meski Di Dalam Rumah

Menjaga Anak Tetap Aman Meski Di Dalam Rumah

12
0
SHARE


Contohnya adalah dapur. Dimanapun posisi dapur, sebaiknya harus ditutup. Supaya anak tidak pernah bisa masuk sembarangan. ’’Khususnya balita. Hampir semua barang di dapur bahaya untuk anak-anak. Selain itu, semua yang berhubungan dengan aliran listrik harus diamankan. Seperti soket dan kabel,’’ paparnya.

Untuk soket baiknya beli yang punya penutup. Untuk kabel, jangan diabaikan menjuntai disepanjang lantai. Apalagi bila punya anak yang baru bisa merangkak. Mereka bisa mengotak-atik apa saja yang ditemui. Kabel harus digantung di ketinggian yang tidak bisa dijangkau anak.

Bila di dalam rumah ada tangga, sebaiknya diberi pagar di lantai bawah dan atas supaya anak tidak bisa naik-turun sendirian. Bila ada bujet lebih, usahakan menggelar karpet di tangga. Supaya tangga tidak licin dan lebih aman.

Terakhir, adalah safety di outdoor alias luar ruangan. Saat beraktivitas di luar ruangan, biasanya yang ditakutkan orang tua adalah anaknya terjatuh. Jadi saat keluar rumah, pengawasan orang tua harus lebih ekstra. Apalagi di tempat-tempat keramaian. Anak punya ketertarikan pada benda-benda yang bisa bergerak secara otomatis. Pandangan orang tua tidak boleh luput.

Bahkan tidak ada salahnya menggunakan tali pengikat untuk anak. Tali pengikat seperti Safety harness untuk anak memang belum banyak ditemukan di Indonesia. Tapi orang tua bisa membuatnya sendiri. ”Anak harus keluar rumah.

Mengenal lingkungan, mendekatkan diri dengan alam. Tapi orang tua tetap harus mengawasinya. Jangan malah tidak disuruh main di dalam saja karena malas mengawasi,” ucap Dian.(*)


(ina/JPC)



Source link