Beranda Health 5 Cara Mengurangi Ketergantungan Kafein

5 Cara Mengurangi Ketergantungan Kafein

28
0
BERBAGI


Ketergantungan kafein akan membuat Anda sulit beraktivitas tanpa kopi. (Pixabay/Jarmoluk)

Kafein bisa menjadi teman, tetapi bisa juga menjadi musuh. Itulah yang menyebabkan Anda sebaiknya lebih bijak saat mengonsumsi kafein. Jika dikonsumsi dengan dosis yang tidak berlebihan kafein memang tidak berbahaya. Tapi, kalau sudah berlebihan mengonsumsinya bisa menimbulkan beberapa efek samping, seperti rasa gelisah, sulit tidur, gangguan pada jantung, hingga osteporosis. Apalagi bagi wanita, kafein berlebih juga bisa menyebabkan gangguan sulit hamil sampai keguguran. Makanya, kita harus bijak mengonsumsi kafein. Tidak ada salahnya jika mulai sekarang kita menguranginya.

Berikut ini ada beberapa langkah yang dapat dicoba untuk mulai menghilangkan ketergantungan terhadap kafein.

Kurangi ukuran gelas kopi

Kalau selama ini Anda suka memesan kopi dengan ukuran gelas yang besar, mulailah untuk memesan kopi dengan ukuran gelas yang lebih kecil. Cara ini membuat Anda lebih mudah untuk mengurangi jumlah konsumsi kopi di kemudian hari.

Perhatikan kandungan kafein

Coba perhatikan juga kandungan kafein dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi. Kurangilah konsumi makanan atau minuman tersebut secara perlahan-lahan.

Campurlah kopi dengan bahan lain

Kalau memang Anda penggila kopi, coba campur kopi biasa dengan kopi yang tidak mengandung kafein. Cara lain, kurangi jumlah kopi yang digunakan dan campur dengan bahan lain seperti susu atau krimer.

Coba kopi tanpa kafein

Bila memang sulit menghilangkan kebiasaan minum kopi, gantilah kopi Anda dengan kopi tanpa kafein. Tapi, yang lebih baik lagi mulai mengganti kopi dengan mengonsumi teh herbal yang tidak mengandung kafein. Lakukan dengan cara bertahap, misalnya seminggu tiga kali, lalu dua kali, hingga benar-benar bisa lepas dari ketergantungan terhadap kafein.

Ubah pola pikir

Ubahlah pikiran bahwa Anda tidak bisa bekerja atau beraktivitas tanpa kafein. Sebaliknya selalu pikirkan bahwa kafein membawa risiko buruk terhadap kesehatan.



Source link