Beranda Health Cegah Diabetes, Kurangi Konsumsi Gula sebagai Sumber Energi – Medan Metro

Cegah Diabetes, Kurangi Konsumsi Gula sebagai Sumber Energi – Medan Metro

24
0
BERBAGI


Hari ini Pkl. 14:23 WIB  •  Dilihat 28 kali  •  http://www.mdn.biz.id/o/13182/

GM RS Columbia Asia Medan Reinhard L Tobing dan dr Sabar Petrus Sembiring menjelaskan kepada pengunjung ruangan Diabetes Clinic Education & Screening, Selasa (14/11/2017).  (mulyadi hutahaean)

Medanbisnisdaily – Medan. Direktur Rumah Sakit Columbia Asia Medan (RSCAM) Prof dr Sutomo Kasiman SpPD SpPJ(K) mengimbau masyarakat jangan mengkonsumsi gula secara berlebihan untuk menghindari diabetes. Sebab, pertumbuhan penderita diabetes saat ini sungguh signifikan.
Untuk mencegah diabetes, Prof Sutomo menghimbau agar mengganti sumber energi dari karbohidrat.

Menurut Prof Sutomo, sumber energi itu tiga, yakni karbohidrat, protein, dan lemak. “Kurangi mengkonsumsi karbohidrat sebagai sumber gula diganti dengan protein,” katanya di sela sela pembukaan Diabetes Clinic Education & Screening di Lantai VII RS Columbia Asia Medan, Selasa (14/11/2017).

Prof Sutomo mengakui pasien penderita diabetes yang datang berobat ke RS Columbia Asia Medan cukup beragam, mulai dari kaki sudah membusuk, jantung, komplikasi lainnya. Untuk itulah, diimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan klinik diabetes yang baru dibuka di RS Columbia Asia tersebut.

Apalagi, katanya, klinik tersebut melayani edukasi dan screening untuk mencegah terjadinya diabetes. Dan diharapkan bagi warga Medan yang berpotensi terjadinya diabetes agar lebih melakukan pencegahan daripada mengobati.

General Manajer (GM) RS Columbia Asia Medan, Reinhard L. Tobing mengungkapkan, tingginya penderita diabetes karena pola hidup tidak sehat, seperti mengkonsumsi karbohidrat atau gula berlebihan, meminum minuman bersoda dan kurang olahraga.

Manajer Medical Service RS Columbia Asia Medan dr Sabar Petrus Sembiring menjelaskan, di klinik ini pasien juga diedukasi bagaimana menyuntik sendiri insulin, diet yang benar dan lainnya.

“Pemberian pengobatan akan dibalut dengan pemberian edukasi dan screening. Sehingga dapat memberikam upaya pencegahan diabetes dan komplikasinya,” harapnya.



Source link