Beranda Entertainment Setelah 6 Tahun Mati Suri, Band Garasi Siap Bangkit Lagi

Setelah 6 Tahun Mati Suri, Band Garasi Siap Bangkit Lagi

40
0
BERBAGI


JAKARTA, KOMPAS.com – Grup band Garasi siap bangun dari mati suri selama enam tahun. Band yang beranggotakan Fedi Nuril (gitar), Aries Budiman (drum), Wembri Arlistha (bas), dan Higin Ayuga (vokal) itu berencana mengeluarkan karya musik lagi pada tahun depan.

“Insya Allah, kami mau mulai tahun depan (bermusik kembali). Insya Allah (personel) kayak dulu lagi,” ujar Fedi dalam wawancara di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2017).

Fedi mengatakan bahwa setelah mengeluarkan album ketiga pada 2011 lalu, mereka menyadari bahwa industri musik saat itu didominasi oleh girlband dan boyband.

Ditambah lagi dengan masalah klasik seperti pembajakan yang merajalela, Garasi saat itu merasa akan kesulitan untuk bertahan di industri musik Indonesia sehingga memutuskan hiatus.

“Intinya pemasukan untuk musisi itu jadi susah. Sedangkan kami untuk produksi album memang enggak murah. Makanya kami settle down dulu. Kami lihat situasinya seperti apa,” kata Fedi.

Baca juga : Fedi Nuril Berjuluk Ensiklopedia Berjalan

Lalu pada 2017 ini, Fedi dan kawan-kawan merasa sudah saatnya mereka bangkit untuk bermusik.

“Di saat sekarang udah ada streaming musik yang sepertinya orang akses lebih mudah dan orang bener-bener punya hak memilih yang mau dia denger apa, musisi jadi bisa lebih idealis. Kami merasa mungkin udah waktunya untuk kembali lagi,” ujar Fedi.

Untuk menandai kembalinya Garasi tahun depan, mereka berencana melemparkan sebuah singel. Apabila memungkinkan, Garasi akan lanjut meluncurkan album baru.

“Kami lihat lagi keadaan industri musik tahun depan seperti apa, seberapa produktif kami. Kalau ide berdatangan secara banyak dan cepat, mungkin bisa full album. Tapi kalau memang idenya keluar dikit-dikit ya mungkin singel dulu,” ucap Fedi.

Baca juga : Tatjana Saphira Anggap Fedi Nuril seperti Abang

Saat ini, ia bersama rekan-rekan satu bandnya masih meraba-raba musik seperti apa yang bakal mereka sajikan.

“Masih berantakan sih, jadi kayak puzzle gitu. Kami lagi pilih-pilih lirik ini kalau ditaruh di aransemen ini cocok atau enggak. Masih kayak puzzle gitu. Belum ada yang jadi satu lagu. Masih awal banget,” kata Fedi.

“Kami selalu berusaha nyiptain sendiri. Karena biasanya kalau kami bikin sendiri, waktu dimaininnya itu terasa lebih jujur dan memang kami tahu persis apa yang mau kami sampaikan,” sambungnya.



Source link